Inilah Tiga Tips Dasar dalam Memilih Furnitur Murah dan Berkualitas

furnitur murah

Sebuah hunian yang baik bukan hanya indah, melainkan juga nyaman bagi penghuninya. Apa pun tipe dan jenis rumah, pemilihan furnitur menjadi hal yang tidak dapat diabaikan, terutama untuk menunjang fungsi praktis dan estetis tersebut. Sayang, tidak semua pemilik rumah terampil dalam memilih jenis furnitur yang cocok dan sesuai.

Di sisi lain, furnitur yang digunakan dalam sebuah ruang juga menandakan selera, bahkan “status” penghuninya. Tidak heran, jika pada beberapa kasus, banyak orang berupaya “menggambarkan” citranya dengan memilih furnitur cantik dan elegan, yang sering kali menguras kantong. Masalah muncul ketika furnitur yang digunakan tidak cocok dengan konsep ruang. Apalagi, bahan yang digunakan pun tidak berkualitas baik.

Tidak semua furnitur mahal menjamin keindahan ruang. Begitu pun sebaliknya. Mengingat proses membeli furnitur bukanlah perkara mudah dan sederhana, diperlukan sikap selektif dan teliti dalam memilihnya. Tidak main-main, risikonya pun besar, mulai dari ketidaksesuaian furnitur dengan ukuran rumah, konsep rumah, hingga kurangnya ketahanan, baik dari segi kualitas maupun “umur” desain.

Ditengah model dan harga yang variatif, tentu sulit untuk memilih furnitur murah dan juga berkualitas. Karenanya, inilah tiga tips dasar yang harus Anda coba!

  1. Pikirkan Konsepnya

Ada dua kriteria yang wajib ada dalam setiap furnitur yang Anda pilih, yakni dekoratif dan fungsional. Secara praktis, furnitur yang Anda pilih haruslah memiliki kegunaan. Sementara dari segi estetis, kehadiran furnitur harus mampu menunjang isi ruang.

Harus dipahami, tidak ada patokan dalam memilih furnitur yang cantik atau baik. Namun, bentuk ideal furnitur sesungguhnya adalah bentuk yang senada dengan hunian. Sebagai contoh, kita tentu tidak dapat menggunakan furnitur besar dan memakan ruang pada hunian berkonsep minimalis, bukan?

Menentukan konsep ruang sendiri adalah hal pertama yang harus Anda lakukan. Sedari awal, lihat dan pahamilah kriteria rumah Anda, mulai dari tipe, ukuran, serta “ruang” yang tersedia. Nah, jika ruang tamu Anda ternyata kecil, akan lebih baik memilih sofa sederhana dan tidak memakan banyak ruang. Adapun pemilihan furnitur besar hanya akan menciptakan kesan sumpek dan sesak.

  1. Bahan Kayu Lebih Baik

Pemilihan bahan furnitur berkualitas bukan hanya berdampak pada kenyamanan, melainkan juga ramah “kantong” dalam jangka panjang. Mahal sedikit, tentu bukan masalah, selama furnitur yang Anda beli mampu bertahan dalam waktu lama.

Memang, mengetahui karakter bahan furnitur bukanlah hal yang bisa dikuasai banyak orang dalam waktu sekejap. Bagaimana pun, Anda tetap perlu bersikap selektif, sebab tujuan penggunaan furnitur adalah jangka panjang terutama jika bujet Anda terbatas. Cara mudahnya, Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan terhadap rumah Anda. Carilah bahan yang sekiranya mampu bertahan lama, dan jika perlu, berkonsultasilah dengan tenaga ahli untuk menemukan furnitur yang sesuai ruang dan bujet Anda.

Adapun konstruksi furnitur paling baik adalah kayu solid atau kayu asli. Ketimbang konstruksi berbahan alumunium atau particle board (serbuk kayu), kayu terbukti mampu bertahan lama. Nah, ketahanan kayu sendiri rupanya bergantung pada jenis dan usianya. Sebagai informasi, di Indonesia, kayu jati adalah jenis yang terkuat.

Berikut adalah beberapa tips memilih furnitur berbahan kayu:

  1. Perhatikan warnanya. Kayu berumur tua dan berkualitas baik punya warna yang sedikit gelap.
  2. Kelemahan kayu adalah risiko rayap. Ini sebabnya, Anda perlu memerhatikan proses perawatannya. Jika perlu, siapkan cairan antirayap atau solar, dan segera oleskan di permukaan furnitur.
  3. Perhatikan finishingnya. Pastikan sentuhan akhir atau finishing dalam keadaan bagus. Bukan hanya menonjolkan tampilan kayu, finishing yang baik juga akan mencegah furnitur dari risiko kerusakan.
  1. Warna dan Bentuk

Lantaran akan digunakan dalam jangka panjang, disarankan untuk memilih bentuk, desain, dan warna yang tidak lekang atau basi di makan zaman. Tujuannya, untuk mengantisipasi perubahan tren interior. Sebagai solusinya, Anda dapat menggunakan furnitur simpel dan sederhana, dengan pemilihan warna netral dan kalem seperti putih, cokelat, hitam, dan pastel.

Adapun furnitur berwarna netral dan berbentuk simpel akan memudahkan Anda memadupadankan barang dengan ruang, sekalipun Anda bisa saja mengusung tema yang berbeda. Apalagi, warna yang selaras dan seimbang konon berdampak pada kenyamanan dan efek “betah” bagi siapa pun di dalam rumah. Usahakan, bukan hanya selaras dengan ukuran ruang, furnitur yang dipilih juga senada dengan warna dinding rumah dan perabot lainnya. Nah, agar lebih menarik lagi, Anda dapat mencari referensi soal gaya desain ruang di beragam buku, majalah, atau internet, lho.

Furnitur mahal tidak selalu berarti punya kualitas baik. Ada kalanya, beberapa furnitur murah justru menjadi pilihan yang paling sesuai dengan fungsi praktis maupun dekoratif ruang. Di sini, disarankan pula untuk tidak terkecoh pada penampilan luarnya yang  menarik. Kadang kala, furnitur yang cantik dipandang belum tentu sesuai dengan konsep bahkan ukuran ruang. Di sisi lain, penjual sering kali hanya “memoles” tampilan luar (finishing) furnitur dan mengabaikan kualitas di dalamnya.

Hematlah uang dan bujet yang ada dengan memilih furnitur berkualitas yang bukan hanya mampu bertahan lama, melainkan juga senada dengan konsep ruang. Jika masih bingung, ada banyak lho rekomendasi yang bisa Anda dapatkan melalui buku, majalah, atau internet. Jika perlu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli, seperti desainer atau justru penjualnya sendiri, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *